Wujudkan 4 Resolusi Keuangan Ini Kalau Mau Banyak Uang di Tahun 2020

  • Whatsapp
Resolusi Keuangan

Selain karena dana cepat yang berasal dari warisan, nggak ada cara instan untuk bisa banyak uang atau kaya raya di tahun depan kalau kamu nggak mau usaha atau menyusun resolusi keuangan segera. Siapa sih yang nggak mau punya banyak uang dan hidup nyaman di tahun yang baru? Semua pasti mau. Tapi, nggak semua mau bersusah payah dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Ditambah lagi, godaan dari sana sini datang silih berganti. Promo belanja di e-commerce atau cashback dari e-wallet, misalnya.

Kalau kondisi keuanganmu di tahun 2019 kurang baik, maka kamu pastinya nggak mau dong kondisi yang sama terulang di tahun berikutnya? Jangan menyerah! Sebab, menjadi kaya atau punya banyak uang bukan hanya soal privilege semata kok. Ada berbagai cara dan aksi nyata yang bisa kamu lakukan dari sekarang supaya kondisi keuangan bisa membaik dan bahkan meningkat tajam di tahun 2020. Simak yuk!

Miliki setidaknya 3 sumber penghasilan

Berasal dari latar belakang keluarga yang banyak uang atau kaya raya, memang otomatis bisa menjadikanmu sebagai orang yang kaya raya juga. Tapi, tahukah kamu kalau rata-rata orang kaya memiliki minimal 3 sumber penghasilan yang menjadi andalan? Nah, meski berasal dari keluarga kaya, kalau nggak bisa mempertahankan atau memutar kekayaan tersebut, nggak menutup kemungkinan kondisi keuangannya akan jadi buruk, toh?

Di masa sekarang, sudah bukan jamannya lagi hanya bertumpu pada satu sumber penghasilan saja. Apalagi, akses mencari pekerjaan sampingan di era digital sudah terbilang mudah. Bahkan, ada berbagai cara untuk mendapat uang dari internet. Selain bekerja di kantor, kamu juga bisa merambah ke dunia freelancer sesuai keahlianmu atau berbisnis yang prospeknya kelak bisa menjadi passive income. Dengan memiliki 3 sumber penghasilan, selain pundi-pundi uang bertambah, kamu juga bisa meningkatkan kualitas hidup dan tabungan masa depan sedikit demi sedikit demi masa depan yang terarah.

Meski sedikit, mulailah investasi

Mulai dari tabungan berjangka, reksadana, hingga tabungan emas, ada banyak instrumen investasi dasar dan minim risiko yang bisa kamu coba sebagai pemula. Nggak harus punya uang besar untuk berinvestasi, yang terpenting adalah niat kuat untuk menyisihkan sejumlah uang dari penghasilanmu. Misal, satu bulan 500 ribu untuk reksadana. Anggap saja sebagai uang ‘hilang’ minimal 1 – 2 tahun ke depan. Sebab, keuntungan investasi baru bisa terlihat dalam jangka panjang.

Kurangi jajan, banyak menabung

Ada sebuah anekdot yang mengatakan: jika di toko ada diskon sebesar 25% & kamu berpikir bahwa kamu bisa hemat 25% dengan membelinya, maka kamu salah. Justru, kamu akan hemat lebih banyak alias 100% jika kamu nggak membelinya sama sekali. Jadi, hal yang bisa diambil dari anekdot tersebut adalah: mengurangi hasrat untuk mengeluarkan uang yang bukan kebutuhan wajib seperti jajan atau belanja sebagai bentuk hiburan, adalah kunci sukses memiliki banyak uang.

Bukan nggak boleh jajan atau belanja, tapi, kalau frekuensinya bisa dikurangi, tentu rekening tabunganmu akan bersorak bahagia. Kamu pun bisa merasa lebih tenang dan aman dalam kondisi darurat karena ada tabungan yang bisa diandalkan.

Batasi penggunaan kartu kredit

“Mau makan enak meski bujet jajan udah habis? Atau tanggal tua? Gampang, kartu kredit-in aja!”

“Mau belanja tapi kartu kredit A udah limit? Ah, gampang, bisa pakai kartu yang B nih.”

Kondisi demikian mungkin kerap kamu jumpai di lingkungan pertemanan atau bahkan kamu alami sendiri. Bukan cuma soal saving, tapi, memilih akses kredit atau pembayaran yang tepat juga berpengaruh pada kondisi keuangan lho.

Memiliki lebih dari satu akses kredit bisa dibilang lebih banyak membawa mudarat kalau kontrol diri kamu sebagai penggunanya nggak kuat-kuat amat. Solusinya selain membatasi penggunaan kartu kredit, yang paling ampuh tentu saja menutup kartu-kartu lain dan bertumpu pada satu akses kredit saja. Baik itu akses kredit dari perbankan ataupun dari fintech kredit online dan pinjaman dana cepat seperti Kredivo.

Daripada pusing mikirin biaya kartu, biaya tahunan, sampai iuran bulanan, buat kamu yang belum punya kartu kredit, lebih baik memilih akses kredit online. Sebab, dengan Kredivo misalnya yang pendaftaran dan transaksinya berbasis online menggunakan aplikasi, kamu nggak akan dibebankan berbagai biaya tambahan selain tagihan transaksi yang kamu lakukan. Kalau nggak melakukan transaksi, tentu aja nggak ada tagihan! Jauh lebih hemat, lho.

Selain itu, nggak kalah dengan kartu kredit, Kredivo juga bisa memberikan limit maksimal hingga Rp 30 juta dan sudah menggandeng lebih dari 250 merchant sebagai mitra. Ada Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Berrybenka, Tiket.com, Store Wakai, Keds, Samsung, dan masih banyak lagi. Transaksi dalam 30 hari tanpa bunga hingga pilihan untuk kredit hingga 12 bulan, semua tersedia di Kredivo. Bahkan, nggak perlu uang muka.

Nah, yang paling menarik, kalau gestun di kartu kredit bunganya bikin menjerit, Kredivo menyediakan fitur resmi khusus bagi pengguna yang mau mencairkan limit di akun Kredivo-nya. Fitur ini adalah pinjaman dana cepat mini dan pinjaman dana cepat jumbo. Kamu bisa mencairkan limit menjadi pinjaman mulai dari 500 ribu, dengan opsi tenor 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan, dan suku bunga tetap hanya 2,95% aja lho per bulan.

Gokil, kan?

Related posts